1. Beranda
  2. Artikel
  3. Cara Daftar Usaha di Google Maps (Google Business Profile) — Panduan Lengkap
Panduan Google Maps

Cara Daftar Usaha di Google Maps (Google Business Profile) — Panduan Lengkap

Oleh Saffron Kite · · baca ±8 menit

Coba ketik “laundry terdekat” atau “bengkel motor” di HP. Yang muncul paling atas biasanya bukan website, tapi kotak peta dengan daftar usaha, bintang ulasan, dan tombol rute. Daftar itu berasal dari Google Business Profile, dan mendaftarkan usahamu di sana gratis. Panduan ini menjelaskan caranya dari awal sampai profil siap tampil.

Kenapa penting

Untuk usaha yang melayani pelanggan di sekitarnya, seperti bengkel, laundry, kafe, atau toko kue, Google Maps sering jadi tempat pertama orang mencari. Profil yang lengkap menampilkan jam buka, nomor telepon, rute, foto, dan ulasan. Orang bisa memutuskan datang atau tidak tanpa membuka aplikasi lain.

Profil Google dan website saling melengkapi. Profil membantu orang menemukan usahamu, sedangkan website menjawab pertanyaan yang lebih detail seperti daftar harga, katalog, atau cara pesan.

Yang perlu disiapkan

  • Akun Google untuk usaha. Sebaiknya email yang dipegang pemilik, bukan email pribadi karyawan.
  • Nama usaha persis seperti yang tertulis di papan nama atau yang dikenal pelanggan.
  • Alamat dan titik lokasi yang tepat, atau daftar daerah layanan kalau kamu tidak menerima tamu di tempat.
  • Kategori usaha, misalnya “bengkel motor”, “toko kue”, atau “layanan katering”.
  • Nomor telepon atau WhatsApp yang aktif, dan jam buka.
  • Beberapa foto asli: tampak depan, dalam ruangan, dan produk atau hasil kerja.
  • Alamat website, kalau sudah punya.

Langkah pendaftaran

Tampilan menu Google sering berubah, jadi nama tombol bisa sedikit berbeda. Alurnya kurang lebih seperti ini:

  1. Buka Google Business Profile. Kunjungi google.com/business di browser, atau di aplikasi Google Maps cari menu “Tambahkan bisnis Anda”. Masuk dengan akun Google usaha.
  2. Ketik nama usaha. Kalau usaha dengan nama dan lokasi yang sama sudah muncul, kemungkinan profilnya sudah ada, misalnya pernah ditambahkan pelanggan. Pilih profil itu dan klaim, jangan membuat profil baru.
  3. Pilih kategori utama. Pilih yang paling spesifik. “Laundry” lebih baik daripada “Jasa”. Kategori tambahan bisa diisi nanti.
  4. Tentukan lokasi. Kalau pelanggan bisa datang ke tempatmu, masukkan alamat lalu geser pin sampai tepat di depan tempat usaha. Kalau kamu mendatangi pelanggan atau mengantar pesanan, misalnya catering rumahan atau servis panggilan, pilih opsi area layanan. Alamat rumahmu tidak akan ditampilkan.
  5. Isi kontak. Nomor telepon dan website. Pakai nomor yang sama dengan yang ada di Instagram dan website supaya konsisten.
  6. Verifikasi. Google perlu memastikan usahamu benar-benar ada dan kamu pengelolanya. Bagian ini dibahas di bawah.
  7. Lengkapi profil dengan jam buka, deskripsi, foto, dan layanan atau produk.

Verifikasi, termasuk lewat video

Pilihan cara verifikasi ditentukan oleh Google dan bisa berbeda untuk tiap usaha. Bisa lewat telepon atau SMS, email, panggilan video langsung, atau rekaman video. Verifikasi lewat kartu pos sekarang sudah jarang. Untuk banyak usaha kecil, yang paling sering muncul adalah rekaman video.

Supaya video verifikasi diterima, ikuti tips ini:

  • Rekam satu video tanpa putus. Jangan diedit, dipotong, atau digabung dari beberapa video.
  • Mulai dari luar. Tunjukkan papan nama usaha, lalu jalan, bangunan sebelah, atau patokan lain yang menunjukkan lokasinya sesuai dengan alamat di profil.
  • Tunjukkan isi usaha. Alat kerja, mesin, etalase produk, dapur, atau stok barang. Intinya: bukti bahwa usaha ini benar-benar berjalan.
  • Tunjukkan bukti kamu pengelolanya. Misalnya membuka gembok atau rolling door dengan kunci, membuka laci kasir, masuk ke ruang khusus karyawan, atau memperlihatkan dokumen usaha seperti NIB.
  • Untuk usaha tanpa toko, tunjukkan peralatan kerja, kendaraan, atau kemasan yang bertuliskan nama usaha, serta bukti kamu pemiliknya.
  • Rekam di siang hari, dengan gerakan pelan supaya gambarnya jelas.

Setelah video diunggah, Google akan meninjaunya. Biasanya butuh beberapa hari. Kalau ditolak, baca alasannya, lalu rekam ulang dengan bagian yang kurang dibuat lebih jelas.

Jangan tergoda “jasa verifikasi” yang meminta akses akun Google-mu atau menjanjikan cara pintas. Profil usaha sebaiknya selalu dipegang pemilik.

Melengkapi profil

  • Jam buka, termasuk jam khusus saat libur Lebaran, Natal, atau tahun baru. Fitur jam khusus ini sering dilupakan.
  • Deskripsi singkat dan jujur: apa yang kamu jual, untuk siapa, dan apa yang membedakan. Tidak perlu menumpuk kata kunci.
  • Layanan atau produk beserta harga kalau memungkinkan.
  • Atribut seperti tempat parkir, Wi-Fi, akses kursi roda, atau metode pembayaran.
  • Tautan website dan WhatsApp supaya orang bisa lanjut ke informasi yang lebih lengkap.

Tips foto

  • Tampak depan dari arah jalan, supaya orang mudah mengenali tempatmu saat datang.
  • Dalam ruangan, produk, menu, atau hasil kerja. Untuk bengkel, foto area servis. Untuk catering, foto paket yang sering dipesan.
  • Logo dan foto sampul yang rapi.
  • Foto asli, bukan gambar dari internet. Foto dari HP sudah cukup asal terang dan tidak buram.
  • Tambahkan foto baru secara berkala, misalnya saat ada menu atau produk baru.

Tips ulasan

Ulasan memengaruhi keputusan orang dan ikut membantu profilmu tampil. Cara mendapatkannya dengan benar:

  • Minta ke pelanggan asli di saat yang tepat, misalnya saat mereka mengambil pesanan dan terlihat puas.
  • Kirim tautan ulasan langsung. Di profil ada tombol untuk membagikan formulir ulasan. Simpan tautannya dan kirim lewat WhatsApp, atau cetak sebagai QR code di kasir.
  • Balas semua ulasan, termasuk yang negatif. Jawab dengan sopan dan tawarkan solusi. Calon pelanggan membaca balasanmu juga.

Jangan pernah membeli ulasan, menulis ulasan sendiri, menyuruh karyawan atau keluarga memberi bintang lima, atau memberi diskon dan hadiah sebagai imbalan ulasan. Google melarang semua itu. Ulasan bisa dihapus, dan profilmu bisa dibatasi atau ditangguhkan.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Menambahkan kata kunci ke nama usaha, misalnya “Laundry Murah 24 Jam Batam Center”. Nama harus sama dengan nama asli. Menambah kata kunci melanggar pedoman Google dan bisa membuat profil ditangguhkan.
  • Membuat profil dobel karena lupa pernah mendaftar atau tidak mengklaim profil yang sudah ada.
  • Pin lokasi meleset, sehingga pelanggan diarahkan ke gang sebelah.
  • Jam buka tidak diperbarui saat libur panjang. Pelanggan datang, tempat tutup, lalu kesal.
  • Memakai email karyawan. Kalau karyawan keluar, akses ke profil ikut hilang. Daftar dengan akun pemilik, lalu tambahkan karyawan sebagai pengelola.
  • Nomor telepon berbeda-beda di Google, Instagram, dan website.
  • Tidak pernah dibuka lagi setelah daftar, sehingga pertanyaan dan ulasan dibiarkan tanpa balasan.

Mau dibantu?

Kalau kamu tidak sempat mengurusnya sendiri, kami menyediakan layanan Setup Google Maps (Google Business Profile) seharga Rp 350 ribu, sekali bayar. Kami bantu membuat atau mengklaim profil, mengisi datanya dengan lengkap, menata foto, dan memandu proses verifikasinya. Rekaman video atau kode verifikasi tetap dari kamu, karena Google perlu memastikan pemilik usahanya langsung.

Kalau usahamu juga butuh website, lihat paketnya di halaman jasa website, atau halaman khusus untuk bengkel, laundry, kafe & restoran, toko kue, dan catering.

Mau kami bantu daftar ke Google Maps?

Setup Google Maps (Google Business Profile) Rp 350 ribu sekali bayar. Kirim nama usaha dan lokasinya, nanti kami jelaskan langkahnya.