1. Beranda
  2. Artikel
  3. Domain, hosting, dan SSL

Dasar website

Domain, Hosting, dan SSL untuk UMKM, Dijelaskan dengan Bahasa Sederhana

Oleh Saffron Kite · · baca ±6 menit

Saat bertanya harga website, pemilik usaha sering mendengar istilah domain, hosting, dan SSL, lalu bingung kenapa masih ada biaya setiap tahun. Artikel ini menjelaskannya tanpa istilah teknis yang rumit.

Penjelasan singkat

Bayangkan website seperti toko:

  • Domain adalah alamat toko, misalnya namausaha.com. Itu yang diketik orang untuk datang.
  • Hosting adalah ruko tempat toko berdiri, yaitu komputer server yang menyimpan isi website dan menyalakannya 24 jam.
  • SSL adalah kunci pintu. Ia membuat koneksi pengunjung aman dan memunculkan ikon gembok di browser.

Domain

Domain disewa per tahun dari pengelola domain. Beberapa pilihan yang umum untuk usaha di Indonesia:

  • .com: paling dikenal, bisa didaftarkan siapa saja.
  • .id: identitas Indonesia, biasanya diminta data identitas pemilik saat mendaftar.
  • .co.id: untuk badan usaha, biasanya diminta dokumen legalitas usaha.

Pilih nama yang pendek, mudah dieja saat diucapkan, dan sama dengan nama usaha atau akun Instagram-mu. Hindari tanda hubung dan angka yang membingungkan.

Hosting

Hosting menentukan seberapa cepat dan stabil websitemu dibuka. Untuk website usaha kecil yang isinya informasi, katalog, dan tombol WhatsApp, kebutuhan hostingnya ringan. Yang penting: cepat dibuka di HP, jarang mati, dan ada yang mengurus kalau ada masalah.

SSL (ikon gembok)

Website tanpa SSL ditandai “tidak aman” oleh browser, dan itu membuat calon pembeli ragu. Sekarang SSL sudah jadi standar dan seharusnya sudah termasuk dalam paket website, tanpa biaya tambahan yang terpisah.

Kenapa ada biaya tahunan

Domain dan hosting adalah sewa, bukan beli putus. Jadi website yang sudah jadi tetap butuh biaya perpanjangan setiap tahun supaya alamat dan servernya tetap aktif.

Yang sering jadi masalah bukan biayanya, tapi angkanya tidak disebut di awal. Harga tahun pertama terlihat murah, lalu tagihan tahun kedua mengejutkan. Karena itu kami menulis biaya perpanjangan di setiap paket:

Paket Saffron KiteTahun pertamaPerpanjangan mulai tahun ke-2
StarterRp 1,19 juta (Promo Oktober Rp 829 ribu)Rp 450 ribu/tahun
BisnisRp 2,49 juta (Promo Oktober Rp 1,74 juta)Rp 650 ribu/tahun
Katalog + WARp 3,49 juta (Promo Oktober Rp 2,44 juta)Rp 850 ribu/tahun

Harga tahun pertama sudah termasuk domain .com, hosting, dan SSL. Promo Oktober berlaku sampai 31 Oktober 2026. Rincian lengkap ada di paket & harga.

Kenapa domain harus atas namamu

Domain adalah alamat yang kamu cetak di kemasan, stiker, dan kartu nama. Kalau domain didaftarkan atas nama penyedia jasa, kamu bisa kesulitan saat ingin pindah penyedia atau saat penyedianya tidak bisa dihubungi lagi.

  • Minta domain didaftarkan atas nama kamu atau usahamu.
  • Simpan catatan: di mana domain didaftarkan dan kapan jatuh temponya.
  • Pastikan email pemberitahuan perpanjangan masuk ke email yang kamu baca.

Kalau lupa memperpanjang

Kalau domain atau hosting tidak diperpanjang, website berhenti bisa dibuka. Setelah masa tenggang habis, domain bisa dilepas dan didaftarkan orang lain, termasuk pesaing. Memulihkan nama yang sudah diambil orang bisa sangat sulit. Pasang pengingat sebulan sebelum jatuh tempo.

Yang perlu dicek sebelum membayar

  1. Domain atas nama siapa?
  2. Berapa biaya perpanjangan tahun kedua, dan apa saja isinya?
  3. SSL sudah termasuk?
  4. Kalau mau pindah penyedia, apakah domain dan isi website bisa dibawa?
  5. Siapa yang dihubungi kalau website tidak bisa dibuka?

Daftar persiapan lainnya ada di checklist sebelum bikin website, dan rincian biaya pembuatan ada di biaya bikin website di Batam.

Mau website dengan biaya tahunan yang jelas?

Di setiap paket kami, biaya perpanjangan tahun kedua sudah ditulis di depan, dan domain didaftarkan atas namamu.