1. Beranda
  2. Artikel
  3. Website gratis atau bayar

Strategi online

Bikin Website Gratis atau Bayar? Bedanya untuk Usaha

Oleh Saffron Kite · · baca ±6 menit

Kalau baru mulai usaha, wajar kalau bertanya: kenapa harus bayar untuk website, kalau ada yang gratis? Jawabannya tidak selalu “harus bayar”. Ada kondisi di mana website gratis sudah cukup, dan ada kondisi di mana batasnya mulai merugikan. Kami memang menjual jasa website, tapi di artikel ini kami jelaskan kedua sisinya sejujurnya.

Jawaban singkat

Website gratis cocok untuk mencoba, untuk usaha yang masih sangat kecil, atau sebagai halaman sementara. Website berbayar mulai masuk akal saat kamu butuh alamat sendiri (misalnya namausaha.com), tampilan yang meyakinkan untuk pembeli baru atau kantor, dan kendali penuh atas website dan domainmu.

Pilihan website gratis yang umum

Google Sites

Layanan gratis dari Google untuk membuat halaman sederhana dengan cara seret dan lepas. Cukup untuk halaman info usaha, dan tidak ada iklan. Alamat bawaannya panjang, berbentuk sites.google.com/view/namamu. Pilihan tampilan dan fiturnya terbatas, misalnya untuk katalog produk yang rapi.

Paket gratis website builder dan platform blog

Banyak website builder dan platform blog punya paket gratis. Kamu bisa memilih template dan mengedit sendiri. Umumnya alamatnya berupa subdomain (nama platform ada di alamatmu), ada logo atau iklan platform, dan beberapa fitur hanya tersedia di paket berbayar. Ketentuannya berbeda-beda dan bisa berubah, jadi cek halaman harga terbaru masing-masing platform.

Halaman link-in-bio

Halaman berisi kumpulan tombol: WhatsApp, Instagram, marketplace, dan lainnya. Praktis untuk bio Instagram atau TikTok, dan cepat dibuat. Tapi isinya hanya daftar link, bukan website yang menjelaskan usahamu, dan biasanya jarang muncul saat orang mencari jenis usahamu di Google.

Google Business Profile

Profil usaha di Google Maps tetap gratis dan sangat berguna untuk usaha yang punya lokasi. Dulu Google juga menyediakan fitur website sederhana dari profil ini, tapi fitur itu sudah dihentikan pada 2024. Profilnya sendiri tetap jalan, dan kamu bisa memasang link website lain di sana. Panduannya ada di cara daftar usaha di Google Maps.

Batas website gratis

  • Alamat berupa subdomain. Alamat seperti namausaha.namaplatform.com lebih panjang, lebih susah diingat, dan kurang enak dicetak di kemasan atau kartu nama.
  • Iklan atau branding platform. Di banyak paket gratis, ada logo atau tulisan platform di halamanmu. Pengunjung jadi tahu ini versi gratis.
  • Kendali domain dan data terbatas. Alamatnya milik platform. Kalau suatu hari pindah, alamat lama tidak ikut, dan pelanggan yang menyimpan link lama bisa nyasar.
  • Kesan profesional. Untuk pembeli yang sudah kenal kamu, ini tidak terlalu penting. Untuk pembeli baru, admin kantor, atau calon mitra, alamat dan tampilan yang rapi membantu membangun kepercayaan.
  • SEO dan fitur terbatas. Beberapa pengaturan yang membantu Google memahami website, seperti judul halaman dan deskripsi, kadang terbatas di versi gratis. Fitur seperti katalog dengan filter atau formulir pesanan juga sering dikunci.
  • Aturan bisa berubah. Layanan gratis bisa mengubah ketentuan, menambah batasan, atau menghentikan fitur, seperti yang terjadi pada website dari Google Business Profile.

Gratis tetap butuh waktu

Website gratis tidak berarti tanpa biaya. Biayanya pindah ke waktumu: memilih template, menulis isi, mengatur foto supaya tidak berat, mengecek tampilan di HP, lalu memperbaruinya saat harga berubah. Kalau kamu suka mengutak-atik dan punya waktu, ini bisa jadi pilihan bagus. Kalau waktumu lebih berharga untuk melayani pelanggan, hitung juga itu sebagai biaya.

Kapan gratis sudah cukup

  • Usahamu baru mulai dan kamu masih menguji apakah produknya laku.
  • Hampir semua pembeli sudah kenal kamu atau datang dari Instagram dan WhatsApp.
  • Kamu hanya butuh satu halaman berisi link untuk bio media sosial.
  • Usahamu punya lokasi dan kamu belum punya profil Google Maps. Mulai dari situ dulu, karena gratis dan langsung terasa manfaatnya.

Kalau kondisimu seperti ini, tidak apa-apa menunda website berbayar. Artikel cukup Instagram atau perlu website membahas pertimbangan yang mirip.

Kapan sebaiknya bayar

  • Kamu ingin alamat sendiri yang sama dengan nama usaha, dan tidak hilang kalau platform berubah.
  • Kamu sering melayani kantor, panitia acara, atau calon mitra yang menilai dari tampilan pertama.
  • Pelanggan sering bertanya hal yang sama, dan kamu butuh halaman yang menjawabnya dengan rapi: harga, layanan, cara pesan, lokasi.
  • Kamu punya banyak produk dan capek mengirim foto serta pricelist satu per satu. Untuk ini, website katalog + WhatsApp bisa membantu.
  • Kamu ingin ditemukan lewat Google untuk pencarian seperti jenis usaha plus nama kota. Website tidak menjamin peringkat, tapi website yang disusun dengan baik dan didaftarkan ke Google punya peluang lebih baik daripada halaman berisi link.
  • Kamu tidak punya waktu untuk membuat dan merawatnya sendiri.

Ada juga jalan tengah: membeli domain sendiri lalu memakai website builder. Kamu memegang alamatnya, tapi biasanya tetap perlu paket berbayar dari builder supaya domain bisa dipasang dan branding platform hilang. Apa pun pilihannya, pastikan domain atas nama kamu. Penjelasannya ada di domain dan hosting untuk UMKM.

Perbandingan singkat

HalWebsite gratisWebsite berbayar
Biaya uangRp 0Biaya pembuatan + perpanjangan tahunan
AlamatUmumnya subdomain platformDomain sendiri, misalnya namausaha.com
Iklan / logo platformSering adaTidak ada
KendaliMengikuti aturan platformLebih penuh, terutama kalau domain atas namamu
Waktu yang kamu habiskanKamu yang membuat dan merawatBisa dikerjakan penyedia jasa
Cocok untukMencoba, usaha sangat kecil, halaman sementaraUsaha yang ingin terlihat meyakinkan dan bertahan lama

Kalau kamu memutuskan untuk bayar, bandingkan penawarannya dengan cara di artikel harga jasa pembuatan website, terutama soal biaya tahun kedua.

Tanya jawab singkat

Apakah website gratis bisa muncul di Google?

Bisa saja, tapi tidak ada jaminan, sama seperti website berbayar. Website gratis sering punya pengaturan SEO yang terbatas dan alamat berupa subdomain. Untuk usaha yang punya lokasi, profil Google Business Profile biasanya lebih cepat membantu orang sekitar menemukanmu.

Apakah Google Business Profile masih bisa membuat website gratis?

Tidak. Fitur website dari Google Business Profile sudah dihentikan pada 2024. Profil usaha di Google Maps tetap gratis, dan kamu bisa memasang link ke website lain di profil tersebut.

Bisa pakai domain sendiri di website gratis?

Di banyak platform, memasang domain sendiri hanya bisa di paket berbayar. Ada beberapa layanan yang mengizinkannya dengan syarat tertentu. Cek ketentuan terbaru di platform yang kamu pakai, dan pastikan domain terdaftar atas nama kamu.

Kalau mulai dari website gratis, bisa pindah ke berbayar nanti?

Bisa. Isi seperti teks dan foto bisa dipakai lagi. Yang biasanya tidak ikut pindah adalah alamat subdomain lama, jadi perbarui link di bio Instagram, Google Maps, dan materi promosi setelah pindah.

Masih ragu, gratis atau bayar?

Ceritakan usahamu lewat WhatsApp. Kami beri pendapat jujur, termasuk kalau menurut kami halaman gratis atau Google Maps saja sudah cukup untuk sekarang.